Perbedaan Chromia dan Verge: Chromia diperdagangkan di Rp236,47 (kapitalisasi pasar Rp233,49M, volume 24 jam Rp11,12M), sedangkan Verge diperdagangkan di Rp36,91 (kapitalisasi pasar Rp614,02M, volume 24 jam Rp19,79M). Perbedaan utamanya: Verge jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai Verge dibatasi (16,5B / 16,5B XVG (100%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Verge selama 12 Hari.
| CHR | XVG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,49M | Rp614,02M |
Volume (24h) | Rp11,12M | Rp19,79M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 16,5B / 16,5B XVG (100%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Verge adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga privasi. Bertujuan untuk menjadi versi lebih cepat dan efisien dari blockchain Bitcoin, Verge berfokus pada transaksi yang aman dan privat. Verge menambahkan fitur privasi tambahan, seperti penggunaan jaringan Tor di wallet-nya (vergePay) dan memungkinkan pengguna untuk mengirim uang ke alamat tersembunyi (stealth address).
Selengkapnya di halaman XVG →