Perbedaan Chromia dan Xterio: Chromia diperdagangkan di Rp236,37 (kapitalisasi pasar Rp232,81M, volume 24 jam Rp11,91M), sedangkan Xterio diperdagangkan di Rp132,37 (kapitalisasi pasar Rp27,74M, volume 24 jam Rp22,54M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar Xterio, dan suplai Xterio dibatasi (197,3M / 1B XTER (20%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Xterio selama 11 Hari.
| CHR | XTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp232,81M | Rp27,74M |
Volume (24h) | Rp11,91M | Rp22,54M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 197,3M / 1B XTER (20%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 11 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Xterio adalah ekosistem game Web3 dan publisher yang dikenal dengan keahlian pengembangan dan distribusi globalnya. Didirikan bersama para veteran industri game, Xterio bertujuan mempercepat adopsi Web3 dan AI dalam dunia game.
Selengkapnya di halaman XTER →