Perbedaan Chromia dan WAX: Chromia diperdagangkan di Rp265,55 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan WAX diperdagangkan di Rp71,09 (kapitalisasi pasar Rp326,11M, volume 24 jam Rp20,37M). Perbedaan utamanya: WAX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan WAX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan WAX selama 56 Hari.
| CHR | WAXP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp326,11M |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp20,37M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 4,6B WAXP |
Typical Hold Time | 50 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →WAX (WAXP) adalah blockchain yang dibuat khusus, dirilis pada tahun 2017 dan dirancang untuk membuat transaksi e-commerce lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih aman bagi setiap pihak yang terlibat. Blockchain WAX menggunakan bukti kepemilikan yang didelegasikan atau delegated proof-of-stake (DPoS) sebagai mekanisme konsensusnya.
Selengkapnya di halaman WAXP →