Perbedaan Chromia dan Wanchain: Chromia diperdagangkan di Rp268,06 (kapitalisasi pasar Rp260,43M, volume 24 jam Rp35,16M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Chromia dan Wanchain berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| CHR | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp260,43M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp35,16M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
Wanchain (WAN) menunjukkan kapitalisasi pasar Rp240,51 juta dengan suplai beredar 95% dari total 210 juta token. Tren jangka pendek dipengaruhi volatilitas pasar kripto dan aktivitas perdagangan yang terbatas. Tidak ada pembaruan protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir, namun token ini tetap beroperasi sebagai blockchain interoperable untuk aset digital.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko likuiditas tinggi karena volume perdagangan rendah. Peluang utama terletak pada adopsi teknologi interoperabilitas yang lebih luas, sementara risiko utama mencakup volatilitas ekstrem dan persaingan ketat di sektor blockchain cross-chain.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →