Perbedaan Chromia dan Wanchain: Chromia diperdagangkan di Rp236,47 (kapitalisasi pasar Rp233,49M, volume 24 jam Rp11,12M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Chromia dan Wanchain berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Wanchain dibatasi (198,9M / 210M WAN (95%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| CHR | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,49M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp11,12M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 25 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →