Perbedaan Chromia dan Alien Worlds: Chromia diperdagangkan di Rp230,68 (kapitalisasi pasar Rp227,69M, volume 24 jam Rp13,04M), sedangkan Alien Worlds diperdagangkan di Rp27,79 (kapitalisasi pasar Rp192,32M, volume 24 jam Rp103,55M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Alien Worlds dibatasi (7B / 10B TLM (70%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Alien Worlds selama 74 Hari.
| CHR | TLM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp227,69M | Rp192,32M |
Volume (24h) | Rp13,04M | Rp103,55M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 7B / 10B TLM (70%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CHR saat ini diperdagangkan pada Rp236,86 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara S1 (Rp235) dan S2 (Rp231), dengan momentum netral berdasarkan osilator. Market cap mencapai Rp232,81M dengan supply beredar 987,4 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam 30 hari terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2026.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp225, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level support yang memicu penurunan lebih dalam. Perhatian pada volume trading dan aktivitas jaringan diperlukan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
TLM menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp28,079, berada di bawah pivot point Rp28. Indikator moving average dan ADX mengonfirmasi tekanan jual, sementara RSI netral menunjukkan ruang untuk pergerakan lebih lanjut. Supply yang beredar mencapai 7 juta dari total 10 juta token, dengan rata-rata hold time 74 hari mencerminkan sentimen jangka menengah yang hati-hati. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk ekosistem token ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga memantul dari support kuat di Rp24-27, namun tekanan jual yang dominan memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp194,56M) dan kurangnya catalyst fundamental yang dapat mengubah tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Alien Worlds adalah metaverse NFT yang terdesentralisasi, di mana pemainnya bersaing untuk mendapatkan sumber daya langka, yaitu Trilium (TLM). Karena itu, Alien Worlds juga memiliki elemen DeFi ke dalam game, karena pemain bisa naik level dengan staking TLM dan menggunakan TLM untuk melakukan voting pada DAO planet tersebut.
Selengkapnya di halaman TLM →