Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chromia (CHR) vs SubQuery Network (SQT)

SubQuery NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chromia dan SubQuery Network: Chromia diperdagangkan di Rp237,49 (kapitalisasi pasar Rp233,53M, volume 24 jam Rp11,99M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai beredar Chromia 987,4M CHR dibanding 3,3B SQT milik SubQuery Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.

CHRSQT
Kap. Pasar
Rp233,53MRp32,83M
Volume (24h)
Rp11,99MRp6,53M
Suplai yang Beredar
987,4M CHR3,3B SQT
Typical Hold Time
51 Hari3 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Chromia

CHR saat ini diperdagangkan di Rp238,6 dengan kapitalisasi pasar Rp233,67 juta. Token menunjukkan sinyal teknis netral dengan indikator RSI dalam zona normal (57,56 dan 62,04) namun ADX mengindikasikan tren kuat. Supply hampir maksimal di 974,8 juta dari 978,1 juta CHR dengan hold time rata-rata 51 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp239) dan pivot point (Rp246) dengan volume trading stabil.

Outlook netral dengan potensi breakout jika tembus resistance R1 (Rp251). Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi ekosistem blockchain Chromia yang terus berkembang, namun investor perlu waspada terhadap fluktuasi pasar kripto secara keseluruhan.

SubQuery Network

SubQuery Network (SQT) menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil sebesar Rp32,83 juta dengan supply yang beredar 3,3 juta token. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis jangka pendek. Hold time rata-rata yang singkat, 3 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek yang tinggi di kalangan pemegang token.

Outlook keseluruhan menunjukkan aset dengan likuiditas terbatas dan eksposur pasar yang rendah. Peluang utama terletak pada adopsi jaringan yang lebih luas, namun risiko signifikan mencakup volatilitas tinggi karena kapitalisasi pasar kecil dan kurangnya data perdagangan terkini untuk penilaian yang akurat.

Tentang Chromia

Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.

Selengkapnya di halaman CHR

Tentang SubQuery Network

SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.

Selengkapnya di halaman SQT