Perbedaan Chromia dan Sophon: Chromia diperdagangkan di Rp262,52 (kapitalisasi pasar Rp257,12M, volume 24 jam Rp34,23M), sedangkan Sophon diperdagangkan di Rp83,41 (kapitalisasi pasar Rp166,04M, volume 24 jam Rp50,85M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 2B / 10B SOPH (20%) milik Sophon. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Sophon selama 19 Hari.
| CHR | SOPH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp257,12M | Rp166,04M |
Volume (24h) | Rp34,23M | Rp50,85M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 2B / 10B SOPH (20%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
SOPH saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp85 dengan sinyal teknis bearish yang kuat. Token ini menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan 13 sinyal jual. Posisi harga dekat support S1 dan S2 di Rp85, sementara RSI_6 di 21.79 menunjukkan kondisi oversold. Market cap token mencapai Rp168,23 juta dengan supply yang beredar 20% dari total maksimum 10 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound teknis ada di level oversold, namun momentum bearish masih kuat. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp87 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Sophon is the native token of an entertainment-focused blockchain platform that bridges traditional apps with Web3. Using ZK Stack and proprietary zkTLS technology, it enables users to securely verify and monetize their digital interactions without exposing personal data. The ecosystem empowers developers and users alike—offering a unified platform for gaming, social, and AI applications built on privacy, ownership, and interoperability.
Selengkapnya di halaman SOPH →