Perbedaan Chromia dan Sophon: Chromia diperdagangkan di Rp237,54 (kapitalisasi pasar Rp233,77M, volume 24 jam Rp11,02M), sedangkan Sophon diperdagangkan di Rp62,86 (kapitalisasi pasar Rp125,57M, volume 24 jam Rp98,13M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Sophon dibatasi (2B / 10B SOPH (20%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Sophon selama 21 Hari.
| CHR | SOPH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,77M | Rp125,57M |
Volume (24h) | Rp11,02M | Rp98,13M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 2B / 10B SOPH (20%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Sophon is the native token of an entertainment-focused blockchain platform that bridges traditional apps with Web3. Using ZK Stack and proprietary zkTLS technology, it enables users to securely verify and monetize their digital interactions without exposing personal data. The ecosystem empowers developers and users alike—offering a unified platform for gaming, social, and AI applications built on privacy, ownership, and interoperability.
Selengkapnya di halaman SOPH →