Perbedaan Chromia dan SKALE: Chromia diperdagangkan di Rp265,51 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan SKALE diperdagangkan di Rp77,96 (kapitalisasi pasar Rp481,7M, volume 24 jam Rp243,11M). Perbedaan utamanya: SKALE lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 6,2B / 7B SKL (89%) milik SKALE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan SKALE selama 18 Hari.
| CHR | SKL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp481,7M |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp243,11M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 6,2B / 7B SKL (89%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →