Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chromia dan Suilend: Chromia diperdagangkan di Rp262,99 (kapitalisasi pasar Rp255,69M, volume 24 jam Rp39,64M), sedangkan Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Suilend, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 70,6M / 100M SEND (71%) milik Suilend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Suilend selama 13 Hari.
| CHR | SEND | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,69M | Rp65,02M |
Volume (24h) | Rp39,64M | Rp1,62M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 70,6M / 100M SEND (71%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Token SEND saat ini memiliki market cap Rp65,02 juta dengan 70,6 juta token beredar dari total supply 100 juta token. Hold time rata-rata 13 hari menunjukkan aktivitas trading aktif. Data harga terkini tidak tersedia dalam snapshot ini, namun sirkulasi token mencapai 71% menunjukkan distribusi yang baik di pasar.
Outlook: Potensi pertumbuhan bergantung pada pengembangan ekosistem dan adopsi jaringan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto, likuiditas terbatas dengan market cap kecil, dan ketergantungan pada perkembangan protocol Suilend. Investor perlu memantau aktivitas on-chain dan update protocol secara ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →