Perbedaan Chromia dan Scallop: Chromia diperdagangkan di Rp267,5 (kapitalisasi pasar Rp260,74M, volume 24 jam Rp34,94M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp154,84 (kapitalisasi pasar Rp24,98M, volume 24 jam Rp2,1M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 163M / 250M SCA (66%) milik Scallop. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| CHR | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp260,74M | Rp24,98M |
Volume (24h) | Rp34,94M | Rp2,1M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 163M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
Token Scallop (SCA) saat ini diperdagangkan pada Rp155,01 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp24,98 juta dengan 66% supply beredar dari total 250 juta token. Berita terbaru menunjukkan SCA termasuk dalam ETF autocallable GraniteShares yang berfokus pada aset kripto, menandakan eksposur kelembagaan yang berkembang meskipun volume perdagangan terbatas.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level support kuat di Rp147-Rp150, namun risiko volatilitas tinggi mengingat likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang masih hati-hati. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp157 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →