Perbedaan Chromia dan rats (Ordinals): Chromia diperdagangkan di Rp265,87 (kapitalisasi pasar Rp258,71M, volume 24 jam Rp33,78M), sedangkan rats (Ordinals) diperdagangkan di Rp0,6149 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp94,06M). Perbedaan utamanya: suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan rats (Ordinals) terus bertambah, dan rats (Ordinals) lebih aktif diperdagangkan (Rp94,06M vs Rp33,78M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan rats (Ordinals) selama 9 Hari.
| CHR | RATS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp258,71M | -- |
Volume (24h) | Rp33,78M | Rp94,06M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | -- |
Typical Hold Time | 50 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →RATS adalah token meme unik terinspirasi dari tikus, dibangun di blockchain Bitcoin, dan mengikuti standar token BRC-20. Sebagai token BRC-20, RATS memungkinkan pengguna Memean, mengidentifikasi, dan menulis konten digital ke satoshi, unit terkecil Bitcoin, untuk menciptakan artefak digital.
Selengkapnya di halaman RATS →