Perbedaan Chromia dan Vulcan Forged (PYR): Chromia diperdagangkan di Rp267,88 (kapitalisasi pasar Rp258,71M, volume 24 jam Rp33,78M), sedangkan Vulcan Forged (PYR) diperdagangkan di Rp2.514 (kapitalisasi pasar Rp106,05M, volume 24 jam Rp125,14M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Vulcan Forged (PYR), dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 42,4M / 50M PYR (85%) milik Vulcan Forged (PYR). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Vulcan Forged (PYR) selama 45 Hari.
| CHR | PYR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp258,71M | Rp106,05M |
Volume (24h) | Rp33,78M | Rp125,14M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 42,4M / 50M PYR (85%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Vulcan Forged adalah studio game blockchain dan pasar NFT yang berbasis di Yunani, yang juga membuat VulcanVerse. Token PYR dapat digunakan untuk staking dalam VulcanVerse dan aset lainnya, meningkatkan dan mempertahankan level aset game, dan masih banyak lagi. Ada 50 juta token PYR yang dibuat, 20 juta di antaranya adalah sirkulasi maksimum, dan 10 juta lainnya akan digunakan untuk pool dan staking play-to-earn.
Selengkapnya di halaman PYR →