Perbedaan Chromia dan Paris Saint-Germain Fan Token: Chromia diperdagangkan di Rp264,1 (kapitalisasi pasar Rp255,83M, volume 24 jam Rp36,86M), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp9.514 (kapitalisasi pasar Rp153,51M, volume 24 jam Rp81,5M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 16,3M / 19,9M PSG (82%) milik Paris Saint-Germain Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 43 Hari.
| CHR | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,83M | Rp153,51M |
Volume (24h) | Rp36,86M | Rp81,5M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 16,3M / 19,9M PSG (82%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →