Perbedaan Chromia dan Pixelverse: Chromia diperdagangkan di Rp237,54 (kapitalisasi pasar Rp233,77M, volume 24 jam Rp11,02M), sedangkan Pixelverse diperdagangkan di Rp2,09 (kapitalisasi pasar Rp7,4M, volume 24 jam Rp5,12M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 31,6× kapitalisasi pasar Pixelverse, dan suplai Pixelverse dibatasi (3,1B / 5B PIXFI (63%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Pixelverse selama 7 Hari.
| CHR | PIXFI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,77M | Rp7,4M |
Volume (24h) | Rp11,02M | Rp5,12M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 3,1B / 5B PIXFI (63%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 7 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Pixelverse adalah ekosistem Gaming bertema cyberpunk yang menggabungkan pengembang pihak ketiga, properti intelektual, dan proyek internal ke dalam satu platform terpadu. Menawarkan pengalaman bermain unik melalui Telegram dan browser web, platform ini menarik lebih dari 60 juta pemain dan memiliki 14 juta pengikut di media sosial. Pixelverse juga mendukung ekonomi langsung di mana pemain dapat berdagang, mempekerjakan orang lain untuk berbagai tugas, dan berinvestasi, menciptakan lingkungan komunitas yang dinamis.
Selengkapnya di halaman PIXFI →