Perbedaan Chromia dan Pudgy Penguins: Chromia diperdagangkan di Rp264,6 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan Pudgy Penguins diperdagangkan di Rp107,6 (kapitalisasi pasar Rp6,73T, volume 24 jam Rp682,41M). Perbedaan utamanya: Pudgy Penguins jauh lebih besar — sekitar 26,3× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 62,9B / 88,9B PENGU (71%) milik Pudgy Penguins. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Pudgy Penguins selama 27 Hari.
| CHR | PENGU | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp6,73T |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp682,41M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 62,9B / 88,9B PENGU (71%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →PENGU adalah token resmi dari Pudgy Penguins dan telah menjadi fenomena dengan salah satu komunitas paling berpengaruh di dunia kripto. Dari berbagai brand besar yang memamerkan Penguin, tampil di iklan ETF, hingga meraih jutaan pengikut dan lebih dari 50 miliar views, Pengu telah menjadi sebuah ikon. Ini adalah simbol bagi komunitas, meme, dan energi positif.
Selengkapnya di halaman PENGU →