Perbedaan Chromia dan PAAL AI: Chromia diperdagangkan di Rp266,62 (kapitalisasi pasar Rp258,71M, volume 24 jam Rp33,78M), sedangkan PAAL AI diperdagangkan di Rp121,81 (kapitalisasi pasar Rp121,29M, volume 24 jam Rp23,54M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar PAAL AI, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 998,8M / 1B PAAL (100%) milik PAAL AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan PAAL AI selama 12 Hari.
| CHR | PAAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp258,71M | Rp121,29M |
Volume (24h) | Rp33,78M | Rp23,54M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 998,8M / 1B PAAL (100%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →PAAL AI diwakili oleh token di blockchain Ethereum, yang memberikan pemegangnya kesempatan untuk berbagi keuntungan dan program buyback token guna meningkatkan permintaan dan nilai. Pengguna dapat memperoleh token dengan menggunakan layanan AI, mengajak orang lain, dan berkontribusi dalam komunitas.
Selengkapnya di halaman PAAL →