Perbedaan Chromia dan Ontology Gas: Chromia diperdagangkan di Rp236,47 (kapitalisasi pasar Rp233,49M, volume 24 jam Rp11,12M), sedangkan Ontology Gas diperdagangkan di Rp755,68 (kapitalisasi pasar Rp359,72M, volume 24 jam Rp11,27M). Perbedaan utamanya: Ontology Gas lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Ontology Gas dibatasi (477,1M / 1B ONG (48%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Ontology Gas selama 37 Hari.
| CHR | ONG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,49M | Rp359,72M |
Volume (24h) | Rp11,12M | Rp11,27M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 477,1M / 1B ONG (48%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 37 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Ontology adalah platform blockchain yang berfokus pada identitas digital dan data. Platform ini mendukung kolaborasi cross-chain dan skalabilitas layer 2, serta menawarkan protokol identitas terdesentralisasi dan berbagi data. Ontology menggunakan model token ganda, dengan ONT dan ONG sebagai token utilitas. ONT digunakan untuk staking, sedangkan ONG digunakan untuk transaksi di dalam chain.
Selengkapnya di halaman ONG →