Perbedaan Chromia dan Nomina: Chromia diperdagangkan di Rp268,02 (kapitalisasi pasar Rp260,74M, volume 24 jam Rp34,94M), sedangkan Nomina diperdagangkan di Rp27,86 (kapitalisasi pasar Rp80,23M, volume 24 jam Rp79,92M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 2,9B / 7,5B NOM (39%) milik Nomina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Nomina selama 20 Hari.
| CHR | NOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp260,74M | Rp80,23M |
Volume (24h) | Rp34,94M | Rp79,92M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 2,9B / 7,5B NOM (39%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
NOM saat ini diperdagangkan pada Rp27.855 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token ini memiliki market cap Rp80,23M dengan sirkulasi 39% dari total supply 7,5M NOM. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold (24,39) sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Support kunci berada di level Rp26-Rp28 dengan resistance Rp29-Rp31.
Outlook keseluruhan bearish dengan peluang buying opportunity di zona oversold, namun risiko volatilitas tinggi mengingat likuiditas terbatas. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp31 untuk konfirmasi reversal, sementara break di bawah Rp26 dapat memicu penurunan lebih dalam.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →