Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chromia dan MON: Chromia diperdagangkan di Rp262,75 (kapitalisasi pasar Rp255,32M, volume 24 jam Rp37,65M), sedangkan MON diperdagangkan di Rp24,59 (kapitalisasi pasar Rp18,31M, volume 24 jam Rp1,36M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar MON, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 593,8M / 1B MONPRO (60%) milik MON. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan MON selama 15 Hari.
| CHR | MONPRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,32M | Rp18,31M |
Volume (24h) | Rp37,65M | Rp1,36M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 593,8M / 1B MONPRO (60%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Token MONPRO menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp18,31 juta dengan supply yang hampir sepenuhnya beredar (593,8 juta dari 1 juta token). Hold time rata-rata 15 hari mengindikasikan aktivitas trading yang cukup aktif. Meskipun data harga terkini tidak tersedia, token ini memiliki sirkulasi 60% dari total supply maksimum.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena supply hampir maksimal. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem dan adopsi token utility untuk peluang jangka panjang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →MON Protocol adalah ekosistem digital terdesentralisasi yang memanfaatkan token MONPRO dan dijaga oleh validator global. Platform ini memiliki launchpool untuk reward pengguna dan mendukung pengembangan game serta IP blockchain-native. Dengan game internal seperti Pixelmon Games dan kemitraan dengan jaringan terkemuka, MON Protocol membangun komunitas gamer yang berkembang, sementara token MONPRO digunakan untuk tata kelola, utilitas dalam game, dan reward komunitas.
Selengkapnya di halaman MONPRO →