Perbedaan Chromia dan Mantle: Chromia diperdagangkan di Rp256,53 (kapitalisasi pasar Rp251,03M, volume 24 jam Rp36,82M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.586 (kapitalisasi pasar Rp25,16T, volume 24 jam Rp545,89M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 100,2× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Mantle selama 24 Hari.
| CHR | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp251,03M | Rp25,16T |
Volume (24h) | Rp36,82M | Rp545,89M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
Mantle (MNT) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp7.703, di bawah pivot point Rp7.575. Sinyal teknis mayoritas bearish (16 sell vs 1 buy), namun RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Tokenomics menunjukkan 54% supply beredar dari total 6,2 juta MNT dengan rata-rata hold time 24 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun menuju support S3 Rp7.312. Peluang rebound ada di zona oversold RSI, namun momentum lemah. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus waspada terhadap break di bawah level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →