Perbedaan Chromia dan Mantra: Chromia diperdagangkan di Rp265,55 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp113,97 (kapitalisasi pasar Rp618,78M, volume 24 jam Rp148,24M). Perbedaan utamanya: Mantra jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 5,4B / 10B MANTRA (54%) milik Mantra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Mantra selama 20 Hari.
| CHR | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp618,78M |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp148,24M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 5,4B / 10B MANTRA (54%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →