Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chromia dan Terra Classic: Chromia diperdagangkan di Rp263,14 (kapitalisasi pasar Rp255,83M, volume 24 jam Rp36,86M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp1,08 (kapitalisasi pasar Rp5,98T, volume 24 jam Rp208,09M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 23,4× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 5,5T / 6,5T LUNC (86%) milik Terra Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Terra Classic selama 187 Hari.
| CHR | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,83M | Rp5,98T |
Volume (24h) | Rp36,86M | Rp208,09M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 187 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →