Perbedaan Chromia dan Lisk: Chromia diperdagangkan di Rp236,47 (kapitalisasi pasar Rp233,49M, volume 24 jam Rp11,12M), sedangkan Lisk diperdagangkan di Rp1.389 (kapitalisasi pasar Rp313,67M, volume 24 jam Rp110,91M). Perbedaan utamanya: Lisk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Lisk dibatasi (224,9M / 400M LSK (57%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Lisk selama 25 Hari.
| CHR | LSK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,49M | Rp313,67M |
Volume (24h) | Rp11,12M | Rp110,91M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 224,9M / 400M LSK (57%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Lisk (LSK) adalah blockchain Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan adopsi Web3 di pasar berkembang melalui integrasi Ethereum. Ia menawarkan SDK yang mudah digunakan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain dan mendukung sidechain yang dapat diskalakan yang terhubung ke mainchain-nya untuk pengembangan yang efisien.
Selengkapnya di halaman LSK →