Perbedaan Chromia dan IQ: Chromia diperdagangkan di Rp263,88 (kapitalisasi pasar Rp255,83M, volume 24 jam Rp36,86M), sedangkan IQ diperdagangkan di Rp13,64 (kapitalisasi pasar Rp363,34M, volume 24 jam Rp7,25M). Perbedaan utamanya: IQ lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 26,7B / 60B IQ (45%) milik IQ. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan IQ selama 54 Hari.
| CHR | IQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,83M | Rp363,34M |
Volume (24h) | Rp36,86M | Rp7,25M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 26,7B / 60B IQ (45%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 54 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →IQ.wiki, sebelumnya Everipedia, adalah mata uang kripto yang didedikasikan untuk membangun masa depan yang lebih cerdas melalui teknologi AI dan blockchain. Token IQ memberdayakan ekosistem pengetahuan termasuk aplikasi seperti IQ.wiki, ensiklopedia kripto dan blockchain terbesar di dunia. IQ.wiki mengintegrasikan AI untuk tugas-tugas termasuk merangkum artikel wiki. IQ adalah token DeFi dan tata kelola dengan native staking yang diaktifkan melalui HiIQ. Token ini diatur oleh BrainDAO yang juga mencakup perbendaharaan aset digital BrainDAO.
Selengkapnya di halaman IQ →