Perbedaan Chromia dan io.net: Chromia diperdagangkan di Rp239,37 (kapitalisasi pasar Rp231,47M, volume 24 jam Rp14,07M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.006 (kapitalisasi pasar Rp765,81M, volume 24 jam Rp360,24M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 381,5M / 800M IO (48%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan io.net selama 34 Hari.
| CHR | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp231,47M | Rp765,81M |
Volume (24h) | Rp14,07M | Rp360,24M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 381,5M / 800M IO (48%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 34 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CHR saat ini diperdagangkan di Rp238,6 dengan kapitalisasi pasar Rp233,67 juta. Token menunjukkan sinyal teknis netral dengan indikator RSI dalam zona normal (57,56 dan 62,04) namun ADX mengindikasikan tren kuat. Supply hampir maksimal di 974,8 juta dari 978,1 juta CHR dengan hold time rata-rata 51 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp239) dan pivot point (Rp246) dengan volume trading stabil.
Outlook netral dengan potensi breakout jika tembus resistance R1 (Rp251). Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi ekosistem blockchain Chromia yang terus berkembang, namun investor perlu waspada terhadap fluktuasi pasar kripto secara keseluruhan.
Token IO saat ini diperdagangkan pada Rp1.987 dengan kapitalisasi pasar Rp761,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 19 indikator jual versus 3 indikator beli. Token berada dalam fase konsolidasi dengan tingkat sirkulasi 48% dan rata-rata hold time 34 hari. Harga saat ini mendekati level support kritis di Rp1.880.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko downside menuju support Rp1.880. Peluang muncul jika RSI oversold memicu rebound, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas yang khas pada aset kripto kecil-kap.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →