Perbedaan Chromia dan io.net: Chromia diperdagangkan di Rp267,36 (kapitalisasi pasar Rp260,43M, volume 24 jam Rp35,16M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.866 (kapitalisasi pasar Rp1,05T, volume 24 jam Rp450,01M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 365,5M / 800M IO (46%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan io.net selama 33 Hari.
| CHR | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp260,43M | Rp1,05T |
Volume (24h) | Rp35,16M | Rp450,01M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 365,5M / 800M IO (46%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
Token IO saat ini diperdagangkan pada Rp2.881 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Kapitalisasi pasar sebesar Rp1,03 triliun dengan tingkat sirkulasi 46% dan rata-rata waktu tahan 33 hari. Tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun level support kuat di Rp2.680 bisa menjadi peluang akumulasi jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang memengaruhi sentimen investor.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →