Perbedaan Chromia dan Inter Milan Fan Token: Chromia diperdagangkan di Rp235,82 (kapitalisasi pasar Rp234,25M, volume 24 jam Rp10,9M), sedangkan Inter Milan Fan Token diperdagangkan di Rp3.820 (kapitalisasi pasar Rp46,87M, volume 24 jam Rp18,12M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Inter Milan Fan Token, dan suplai Inter Milan Fan Token dibatasi (12,6M / 19,7M INTER (65%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Inter Milan Fan Token selama 23 Hari.
| CHR | INTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp234,25M | Rp46,87M |
Volume (24h) | Rp10,9M | Rp18,12M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 12,6M / 19,7M INTER (65%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 23 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Token INTER Fan memungkinkan penggemar Inter Milan memiliki pengaruh ter-tokenisasi dalam keputusan klub. Penggemar dapat berpartisipasi dalam berbagai pilihan, seperti menentukan lagu selebrasi gol atau memilih petarung MMA yang akan bertanding. Dengan ikut serta dalam keputusan ini, penggemar bisa mendapatkan hadiah dan akses ke pengalaman eksklusif yang tidak bisa dibeli, termasuk kesempatan bertemu pemain favorit, menikmati layanan VIP di stadion, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman INTER →