Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chromia dan Hooked Protocol: Chromia diperdagangkan di Rp262,76 (kapitalisasi pasar Rp255,69M, volume 24 jam Rp39,64M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Hooked Protocol selama 19 Hari.
| CHR | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,69M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp39,64M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 50 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Hooked Protocol (HOOK) menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp62,05 juta dengan supply beredar 288,4 juta token. Hold time rata-rata 19 hari mengindikasikan retensi token yang moderat dalam jangka pendek. Aset ini berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas terbatas mengingat volume perdagangan yang belum tersedia dalam data saat ini.
Outlook: Potensi pertumbuhan bergantung pada pengembangan ekosistem dan adopsi protokol. Risiko utama meliputi volatilitas pasar kripto, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan teknologi blockchain. Investor perlu memantau update protokol dan aktivitas jaringan untuk sinyal fundamental yang lebih kuat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →