Perbedaan Chromia dan GUNZ: Chromia diperdagangkan di Rp264,84 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan GUNZ diperdagangkan di Rp70,55 (kapitalisasi pasar Rp187,28M, volume 24 jam Rp107,08M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 2,7B / 10B GUN (27%) milik GUNZ. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan GUNZ selama 8 Hari.
| CHR | GUN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp187,28M |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp107,08M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 2,7B / 10B GUN (27%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →GUNZ telah berkembang menjadi platform lengkap yang menyediakan infrastruktur native blockchain untuk kebutuhan pengembangan game modern. GUNZ menawarkan rangkaian produk white-label dan SDK yang mudah diintegrasikan, sehingga studio mana pun dapat meluncurkan ekonomi berbasis komunitas secara mulus. Fitur utama mencakup dompet dalam game, marketplace P2P, block explorer, mesin pencetak token dan NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman GUN →