Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chromia (CHR) vs Gnosis (GNO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chromia dan Gnosis: Chromia diperdagangkan di Rp235,81 (kapitalisasi pasar Rp232,92M, volume 24 jam Rp12,29M), sedangkan Gnosis diperdagangkan di Rp1.843.570 (kapitalisasi pasar Rp4,86T, volume 24 jam Rp12,5M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 20,9× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 987,4M CHR dibanding 2,6M GNO milik Gnosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Gnosis selama 23 Hari.

CHRGNO
Kap. Pasar
Rp232,92MRp4,86T
Volume (24h)
Rp12,29MRp12,5M
Suplai yang Beredar
987,4M CHR2,6M GNO
Typical Hold Time
51 Hari23 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Chromia

CHR saat ini diperdagangkan pada Rp236,86 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara S1 (Rp235) dan S2 (Rp231), dengan momentum netral berdasarkan osilator. Market cap mencapai Rp232,81M dengan supply beredar 987,4 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam 30 hari terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2026.

Outlook jangka pendek cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp225, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level support yang memicu penurunan lebih dalam. Perhatian pada volume trading dan aktivitas jaringan diperlukan untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Gnosis

GNO saat ini diperdagangkan di Rp1.850.598 dengan kapitalisasi pasar Rp4,88 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan indikator moving average. Harga berada di zona support kritis dekat S3 Rp1.853.852 dengan volume perdagangan terbatas. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir, namun ekosistem Gnosis tetap aktif dalam pengembangan produk DeFi dan prediksi pasar.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci, sementara risiko utama meliputi tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Investor harus memantau pergerakan whale dan perkembangan regulasi crypto di Indonesia.

Tentang Chromia

Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.

Selengkapnya di halaman CHR

Tentang Gnosis

Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman GNO