Perbedaan Chromia dan Foxy: Chromia diperdagangkan di Rp268,06 (kapitalisasi pasar Rp260,74M, volume 24 jam Rp34,94M), sedangkan Foxy diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp9,08M, volume 24 jam Rp10,5M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 28,7× kapitalisasi pasar Foxy, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 5,9B / 10B FOXY (59%) milik Foxy. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Foxy selama 17 Hari.
| CHR | FOXY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp260,74M | Rp9,08M |
Volume (24h) | Rp34,94M | Rp10,5M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 5,9B / 10B FOXY (59%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp268,43, mendekati support kunci di Rp265. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan supply maksimum 978,1 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support Rp265, sementara risiko termasuk tekanan bearish dari moving average dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain Chromia.
FOXY menunjukkan kapitalisasi pasar Rp9,08M dengan supply yang beredar 5,9M dari total 10M token (59%). Hold time rata-rata 17 hari mengindikasikan holding pattern jangka pendek. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis mendalam. Token ini memiliki supply terbatas yang dapat menjadi faktor positif jangka panjang.
Outlook: Potensi terbatas karena data trading tidak lengkap dan volume rendah. Risiko utama meliputi likuiditas rendah dan volatilitas tinggi. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem dan listing exchange tambahan untuk meningkatkan likuiditas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Foxy adalah token maskot dari blockchain Linea—sebuah culture coin dan meme token yang menyatukan pengguna, membangun komunitas, dan mewakili semangat Linea.
Selengkapnya di halaman FOXY →