Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Chromia dan Ampleforth Governance Token: Chromia diperdagangkan di Rp263,11 (kapitalisasi pasar Rp255,32M, volume 24 jam Rp37,65M), sedangkan Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Ampleforth Governance Token selama 17 Hari.
| CHR | FORTH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,32M | Rp107,55M |
Volume (24h) | Rp37,65M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 14,3M FORTH |
Typical Hold Time | 50 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
FORTH menunjukkan kapitalisasi pasar Rp107,55 juta dengan supply beredar 14,3 juta token. Data harga terkini tidak tersedia dalam snapshot ini. Hold time rata-rata 17 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode analisis.
Outlook: Token menghadapi tantangan likuiditas terbatas dengan volume perdagangan rendah. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan eksposur regulasi crypto. Peluang terbatas pada potensi adopsi governance jika ada pengembangan ekosistem baru.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →