Perbedaan Chromia dan Ampleforth Governance Token: Chromia diperdagangkan di Rp242,39 (kapitalisasi pasar Rp236,3M, volume 24 jam Rp14,96M), sedangkan Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari.
| CHR | FORTH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp236,3M | Rp107,55M |
Volume (24h) | Rp14,96M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 14,3M FORTH |
Typical Hold Time | 51 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →