Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chromia (CHR) vs Flux (FLUX)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chromia dan Flux: Chromia diperdagangkan di Rp232,31 (kapitalisasi pasar Rp228,03M, volume 24 jam Rp16,14M), sedangkan Flux diperdagangkan di Rp689,46 (kapitalisasi pasar Rp286,36M, volume 24 jam Rp28,28M). Perbedaan utamanya: Flux lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Flux dibatasi (416,8M / 560M FLUX (75%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Flux selama 37 Hari.

CHRFLUX
Kap. Pasar
Rp228,03MRp286,36M
Volume (24h)
Rp16,14MRp28,28M
Suplai yang Beredar
988M CHR416,8M / 560M FLUX (75%)
Typical Hold Time
51 Hari37 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Chromia

CHR saat ini diperdagangkan pada Rp236,86 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara S1 (Rp235) dan S2 (Rp231), dengan momentum netral berdasarkan osilator. Market cap mencapai Rp232,81M dengan supply beredar 987,4 juta CHR. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam 30 hari terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2026.

Outlook jangka pendek cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp225, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level support yang memicu penurunan lebih dalam. Perhatian pada volume trading dan aktivitas jaringan diperlukan untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Flux

Flux saat ini diperdagangkan di Rp704.53 dengan kapitalisasi pasar Rp294,91M. Sinyal teknis netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token berada di zona pivot point Rp709 dengan support kuat di Rp698 dan resistance di Rp727. Supply beredar mencapai 416,7 juta dari total 560 juta token, menunjukkan sirkulasi 75% dengan rata-rata hold time 37 hari.

Outlook netral dengan potensi pergerakan sideways. Peluang utama terletak pada momentum positif jika berhasil tembus resistance Rp727, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari sinyal moving average bearish perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.

Tentang Chromia

Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.

Selengkapnya di halaman CHR

Tentang Flux

Flux adalah generasi baru dari infrastruktur cloud yang terdesentralisasi. Ekosistem Flux merupakan rangkaian layanan komputasi terdesentralisasi yang beroperasi penuh dan solusi blockchain sebagai layanan yang menawarkan lingkungan pengembangan seperti AWS yang terdesentralisasi dan mampu saling berbagi informasi.

Selengkapnya di halaman FLUX