Perbedaan Chromia dan Eesee: Chromia diperdagangkan di Rp265,87 (kapitalisasi pasar Rp258,71M, volume 24 jam Rp33,78M), sedangkan Eesee diperdagangkan di Rp131,66 (kapitalisasi pasar Rp178,4M, volume 24 jam Rp2,78M). Perbedaan utamanya: Chromia lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 1,4B / 1,4B ESE (100%) milik Eesee. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Eesee selama 6 Hari.
| CHR | ESE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp258,71M | Rp178,4M |
Volume (24h) | Rp33,78M | Rp2,78M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 1,4B / 1,4B ESE (100%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Eesee adalah platform gamifikasi dan solusi likuiditas untuk aset digital, token, dan Real-World Assets (RWA). Beroperasi di Ethereum, platform ini memungkinkan pengguna membeli dan menjual aset tersebut dengan transparansi dan keamanan yang dijamin oleh teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman ESE →