Perbedaan Chromia dan DASH: Chromia diperdagangkan di Rp265,15 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan DASH diperdagangkan di Rp606.550 (kapitalisasi pasar Rp7,78T, volume 24 jam Rp688,07M). Perbedaan utamanya: DASH jauh lebih besar — sekitar 30,4× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 12,8M / 18,9M DASH (68%) milik DASH. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan DASH selama 54 Hari.
| CHR | DASH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp7,78T |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp688,07M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 12,8M / 18,9M DASH (68%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 54 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Dash adalah blockchain open-source dan cryptocurrency yang fokus untuk menawarkan jaringan pembayaran global yang cepat dan murah yang sifatnya terdesentralisasi. Menurut white paper proyek ini, Dash berusaha untuk menjadi lebih baik dari Bitcoin (BTC) dengan memberikan privasi yang lebih kuat dan transaksi yang lebih cepat.
Selengkapnya di halaman DASH →