Perbedaan USD.AI dan Terra USD: USD.AI diperdagangkan di Rp416,2 (kapitalisasi pasar Rp828,06M, volume 24 jam Rp164,24M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp87,71 (kapitalisasi pasar Rp496,72M, volume 24 jam Rp29,52M). Perbedaan utamanya: USD.AI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar USD.AI 2B / 10B CHIP (20%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USD.AI selama 4 Hari dan Terra USD selama 57 Hari.
| CHIP | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp828,06M | Rp496,72M |
Volume (24h) | Rp164,24M | Rp29,52M |
Suplai yang Beredar | 2B / 10B CHIP (20%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CHIP adalah aset native dari USD.AI, protokol yang menghubungkan keuangan berbasis blockchain dengan infrastruktur komputasi AI. Ekosistem ini memfasilitasi pendanaan untuk sumber daya GPU yang digunakan dalam beban kerja AI serta menghubungkan aset digital dengan operasional komputasi dunia nyata melalui infrastruktur yang ditokenisasi dan mekanisme keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman CHIP →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →