Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chemstar Indonesia Tbk. (CHEM) vs Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL)

Chemstar Indonesia Tbk.Trading
Prodia Diagnostic Line TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chemstar Indonesia Tbk. dan Prodia Diagnostic Line Tbk: Chemstar Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp70 (kapitalisasi pasar 119 M, volume 24 jam 4,09 jt), sedangkan Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 470,58 M, volume 24 jam 23,36 jt). Perbedaan utamanya: Prodia Diagnostic Line Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Chemstar Indonesia Tbk., dan Prodia Diagnostic Line Tbk lebih aktif diperdagangkan (23,36 jt vs 4,09 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CHEMPRDL
Kapitalisasi Pasar
119 M470,58 M
Volume
4,09 jt23,36 jt
Lot
40,91 rb233,64 rb
Perputaran
283,73 jt6,43 M
Harga Rata-rata
69,36275,36
Nilai Transaksi
283,73 jt6,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
70272
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,9 rb1,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CHEM
Lihat detail
PRDL
Lihat detail

Tentang Chemstar Indonesia Tbk.

PT. Chemstar Indonesia Tbk (the “Company") was established based on Notarial Deed No. 7 datedJanuary 30, 2004 of Jusnita Gunawan, S.H. The Company started its commercial operations in 2004.

Selengkapnya di halaman CHEM

Tentang Prodia Diagnostic Line Tbk

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.

Selengkapnya di halaman PRDL