Perbedaan ChainGPT dan Viction: ChainGPT diperdagangkan di Rp363,75 (kapitalisasi pasar Rp340,1M, volume 24 jam Rp134,12M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp392,86 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: ChainGPT jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar ChainGPT 932,9M / 1B CGPT (94%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ChainGPT selama 28 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| CGPT | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp340,1M | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp134,12M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 932,9M / 1B CGPT (94%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token ChainGPT ($CGPT) adalah inti dari ekosistem ChainGPT yang berfungsi sebagai mata uang yang dibutuhkan bagi individu dan bisnis untuk mengakses model AI canggihnya. Selain kegunaannya, token ini memberikan berbagai manfaat bagi pemegangnya, menjadikannya aset berharga bagi mereka yang berinvestasi di masa depan teknologi kripto dan blockchain.
Selengkapnya di halaman CGPT →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →