Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Citra Nusantara Gemilang Tbk.Trading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Citra Nusantara Gemilang Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Citra Nusantara Gemilang Tbk. diperdagangkan di Rp154 (kapitalisasi pasar 262,18 M, volume 24 jam 10,35 jt), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 23,8× kapitalisasi pasar Citra Nusantara Gemilang Tbk., dan Citra Nusantara Gemilang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,35 jt vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CGASEPMT
Kapitalisasi Pasar
262,18 M6,23 T
Volume
10,35 jt3,1 rb
Lot
103,48 rb31
Perputaran
1,6 M7,21 jt
Harga Rata-rata
154,222.325,48
Nilai Transaksi
1,6 M7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
154
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CGAS
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Citra Nusantara Gemilang Tbk.

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (the “Company”), was established based on Notarial Deed No. 22, dated December 21, 2005 of Edi Priyono, S.H.. The Company's parent entity is PT Petro Asia Energy

Selengkapnya di halaman CGAS

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT