Perbedaan Conflux dan Reserve Rights: Conflux diperdagangkan di Rp774,02 (kapitalisasi pasar Rp4,04T, volume 24 jam Rp189,28M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp22,05 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp72,64M). Perbedaan utamanya: Conflux jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Reserve Rights, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan Conflux terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Conflux selama 38 Hari dan Reserve Rights selama 43 Hari.
| CFX | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,04T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp189,28M | Rp72,64M |
Suplai yang Beredar | 5,2B CFX | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Conflux (CFX) adalah blockchain layer-1 publik yang dibuat untuk memberdayakan aplikasi terdesentralisasi (dApps), e-commerce, dan infrastruktur Web 3.0 dengan menjadi lebih terukur, terdesentralisasi, dan aman dari protokol yang ada. Conflux memudahkan proses transfer aset berharga dengan membuat prosesnya cepat, efektif, bebas dari kemacetan jaringan, dan dengan biaya transaksi yang rendah. Platform ini didasarkan pada mekanisme konsensus Tree-Graph, dan menggabungkan algoritma Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS) untuk mencapai konsensus. Protokol ini menggunakan kontrak pintar Turing-complete yang ditulis dalam Solidity, seperti yang ada di Ethereum, dan kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine).
Selengkapnya di halaman CFX →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →