Perbedaan Conflux dan Qtum: Conflux diperdagangkan di Rp735,79 (kapitalisasi pasar Rp3,88T, volume 24 jam Rp111,42M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.910 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp95,63M). Perbedaan utamanya: Conflux jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Conflux terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Conflux selama 39 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| CFX | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,88T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp111,42M | Rp95,63M |
Suplai yang Beredar | 5,2B CFX | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Conflux (CFX) adalah blockchain layer-1 publik yang dibuat untuk memberdayakan aplikasi terdesentralisasi (dApps), e-commerce, dan infrastruktur Web 3.0 dengan menjadi lebih terukur, terdesentralisasi, dan aman dari protokol yang ada. Conflux memudahkan proses transfer aset berharga dengan membuat prosesnya cepat, efektif, bebas dari kemacetan jaringan, dan dengan biaya transaksi yang rendah. Platform ini didasarkan pada mekanisme konsensus Tree-Graph, dan menggabungkan algoritma Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS) untuk mencapai konsensus. Protokol ini menggunakan kontrak pintar Turing-complete yang ditulis dalam Solidity, seperti yang ada di Ethereum, dan kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine).
Selengkapnya di halaman CFX →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →