Perbedaan Conflux dan FC Porto Fan Token: Conflux diperdagangkan di Rp738,13 (kapitalisasi pasar Rp3,89T, volume 24 jam Rp110,85M), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.670 (kapitalisasi pasar Rp99,39M, volume 24 jam Rp26,72M). Perbedaan utamanya: Conflux jauh lebih besar — sekitar 39,1× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai FC Porto Fan Token dibatasi (13M / 40M PORTO (33%)), sedangkan Conflux terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Conflux selama 39 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| CFX | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,89T | Rp99,39M |
Volume (24h) | Rp110,85M | Rp26,72M |
Suplai yang Beredar | 5,2B CFX | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Conflux (CFX) adalah blockchain layer-1 publik yang dibuat untuk memberdayakan aplikasi terdesentralisasi (dApps), e-commerce, dan infrastruktur Web 3.0 dengan menjadi lebih terukur, terdesentralisasi, dan aman dari protokol yang ada. Conflux memudahkan proses transfer aset berharga dengan membuat prosesnya cepat, efektif, bebas dari kemacetan jaringan, dan dengan biaya transaksi yang rendah. Platform ini didasarkan pada mekanisme konsensus Tree-Graph, dan menggabungkan algoritma Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS) untuk mencapai konsensus. Protokol ini menggunakan kontrak pintar Turing-complete yang ditulis dalam Solidity, seperti yang ada di Ethereum, dan kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine).
Selengkapnya di halaman CFX →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →