Perbedaan Centrifuge dan Zircuit: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.243 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Zircuit diperdagangkan di Rp18,52 (kapitalisasi pasar Rp113,72M, volume 24 jam Rp48,13M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 16,3× kapitalisasi pasar Zircuit, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 5,9B ZRC milik Zircuit. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Zircuit selama 13 Hari.
| CFG | ZRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp113,72M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp48,13M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 5,9B ZRC |
Typical Hold Time | 4 Hari | 13 Hari |
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Zircuit adalah blockchain bertenaga AI yang dirancang untuk transaksi keuangan yang aman dan otomatis. Sebagai zero-knowledge rollup yang sepenuhnya kompatibel dengan EVM, Zircuit menggabungkan AI canggih, bukti zero-knowledge, dan infrastruktur yang kuat untuk memberikan keamanan, performa, dan skalabilitas yang luar biasa. Setiap transaksi diamankan di tingkat sequencer oleh model AI, memastikan lingkungan yang sangat aman bagi pengguna maupun pengembang. Dirancang untuk aplikasi berskala internet, Zircuit mengurangi biaya gas dan meningkatkan kecepatan transaksi, memungkinkan potensi penuh Web3 sambil menjaga perlindungan menyeluruh.
Selengkapnya di halaman ZRC →