Perbedaan Centrifuge dan Codatta: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.236 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp102,22 (kapitalisasi pasar Rp255,84M, volume 24 jam Rp59,72M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Codatta, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Codatta selama 3 Hari.
| CFG | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp255,84M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp59,72M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →