Perbedaan Centrifuge dan XDC Network: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.704 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp479,55 (kapitalisasi pasar Rp10,08T, volume 24 jam Rp64,54M). Perbedaan utamanya: XDC Network jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 21B XDC milik XDC Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan XDC Network selama 35 Hari.
| CFG | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp10,08T |
Volume (24h) | Rp76,95M | Rp64,54M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 21B XDC |
Typical Hold Time | 5 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →