Perbedaan Centrifuge dan USDC: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.201 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.100 (kapitalisasi pasar Rp1.322,58T, volume 24 jam Rp145,31T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 714,9× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 73,3B USDC milik USDC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| CFG | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp1.322,58T |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp145,31T |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 73,3B USDC |
Typical Hold Time | 4 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →