Perbedaan Centrifuge dan Tria: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.242 (kapitalisasi pasar Rp1,87T, volume 24 jam Rp159,57M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp145,58 (kapitalisasi pasar Rp314,08M, volume 24 jam Rp124,9M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai Tria dibatasi (2,2B / 10B TRIA (22%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| CFG | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,87T | Rp314,08M |
Volume (24h) | Rp159,57M | Rp124,9M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →