Perbedaan Centrifuge dan Towns: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.242 (kapitalisasi pasar Rp1,87T, volume 24 jam Rp159,57M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp34,36 (kapitalisasi pasar Rp112,82M, volume 24 jam Rp68,65M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 16,6× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 3,3B TOWNS milik Towns. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Towns selama 27 Hari.
| CFG | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,87T | Rp112,82M |
Volume (24h) | Rp159,57M | Rp68,65M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 3,3B TOWNS |
Typical Hold Time | 4 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →