Perbedaan Centrifuge dan Theta Network: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.199 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.622 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp99,89M). Perbedaan utamanya: Theta Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| CFG | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp99,89M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →