Perbedaan Centrifuge dan Xertra: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.693 (kapitalisasi pasar Rp1,55T, volume 24 jam Rp76,76M), sedangkan Xertra diperdagangkan di Rp147,7 (kapitalisasi pasar Rp322,67M, volume 24 jam Rp8,57M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Xertra, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 2,2B STRAX milik Xertra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Xertra selama 39 Hari.
| CFG | STRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,55T | Rp322,67M |
Volume (24h) | Rp76,76M | Rp8,57M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 2,2B STRAX |
Typical Hold Time | 5 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan kepada perusahaan, termasuk meluncurkan sidechain privat, menjalankan node penuh, mengembangkan dan menyebarkan kontrak pintar, platform peluncuran koin perdana, dan aplikasi proof-of-identity. Perusahaan ini juga menyediakan dompet mata uang kripto dan layanan konsultasi blockchain.
Selengkapnya di halaman STRAX →