Perbedaan Centrifuge dan ssv.network: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.225 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.339 (kapitalisasi pasar Rp579,52M, volume 24 jam Rp111,44M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| CFG | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp579,52M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp111,44M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 16M SSV |
Typical Hold Time | 4 Hari | 30 Hari |
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →